Monday, August 17, 2015
Friday, April 17, 2015
From My Cat
The idea of my blogging is from my experience. Yap,
beberapa bulan terakhir aku kepikiran buat bikin tulisan tentang ini tapi,
karna terlalu sibuk jadi gak sempet dan sempetnya baru sekarang. Aku pengen
kamu yang baca artikel ini ngebayangin orang tua kamu masing-masing ya. bukan
buat sedih sedihan kok. Aku cuma pengen kamu nginget saat orang tuamu bawelin
kamu pas kamu mau jalan keluar ntah itu kamu jalan sendiri atau acara bareng
temen. Saat orang tua kamu khawatir tentang keberadaan kamu, mau kemana dan
sama siapa. Berangkat lewat mana ,pulang jam berapa, dan pulang lewat mana.
Emang sih kedengerannya rese banget sampe mendetail gitu. Dan jawabannya tenang
aja sih aku juga gak akan macem-macem. Eits, bukan masalah macem macem nya juga
tapi ada hal lain. Disini aku coba buat nyampaikan apa yang aku maksud lewat
cerita pendek, ya semoga mengerti.
Satu malam, teman masa SMA ku dateng. Dia bawa anak kucing
yang umurnya kira kira baru sebulan dua bulan. Kucing itu anakan dari kucing
yang dia punya di rumahnya. kucing itu lucu. Bulunya pendek tapi lebat. Ya
mungkin Persia gitu. Aku kasih nama dia monik. Awalnya mony tapi ah kurang
greget hehe. Monik ini boleh di bilang kucing ras kedua yang aku pelihara
setelah pelihara si pesek. Pesek kucingku yang udah mati dua tahun lalu
jenisnya anggora. Monik awalnya aku pelihara di dalem rumah biar kayak kucing rumahan.
Tapi kemudian kucing ini berubah, namanya kucing.
Ternyata dia gak sekalem yang aku kira. Dia mulai lari-lari
di dalem rumah ntah mungkin dia merasa ada yang ngejar atau mungkin dia cari
perhatian orang rumah. Dia mulai berani naik naik ke meja belajar , mulai
berani naik ke kasur dan meja makan. Tapi aku tutupi aib dia hihi biar umiku
gak ngeluarin dia dari dalem rumah. Tapi ya gimana akhirnya ketahuan juga. dan
saat itu terjadi percakapan :
Umi : kucingnya dikeluarin aja ya biar kayak kucing lain. Kasian
dia mau bebas.
Aku : jangan mi, nanti kalau dia di ambil orang gimana?
Kalau dia ketabrak gimana? Di luar kan banyak kucing yang belum di vaksin nanti
kalau ketularan gimana? Kalau nanti dia di berantemin kucing lain gimana? Kalau
dia nanti jadi kesampah gimana? Terus kalau gak balik-balik?
Umi : enggak kok. dia ngerti nanti juga kalau mau makan
pulang kesini. Dia juga kan takut pasti sama orang asing.
Aku : emm. Nanti aja di keluarin
Tapi akhirnya karna aku juga gak enak sama umi yang mulai
terusik sama kelakuan si monik akhirnya aku lepasin monik ke alam bebas sana.
Kata temenku juga sih biar dia bener-bener jadi kucing hehe. Dengan berat aku
lepas monik keluar dengan beribu khawatir.Lalu terbersit dalam benakku kalau
ternyata mungkin ini yang di rasakan oleh semua orang tua terhadap anaknya.
Bedanya aku terhadap kucingku, kalau orang tua terhadap anak. Gimana maksudnya?
Yap aku merasa khawatir akan terjadi sesuatu pada kucingku jikalau nanti aku
lepas di alam liar sana, begitu juga dengan orang tua. Orang tua juga pasti
bakal khawatir saat akan melepas anaknya yang mulai beranjak dewasa buat
mandiri. Melepas anaknya buat pergi main sama teman-temannya di malam hari
maupun di siang hari. Mereka khawatir jikalau terjadi sesuatu sama anaknya.
Gimana anak ku nanti di sana, sedang apa dia, apa yang dia
lakukan di sana dengan teman-temannya, apa dia sudah makan, apa teman-temannya
baik, apa dia akan selamat pulang dan pergi dan beribu-ribu pertanyaan tentang
kekhawatiran terbersit di benak mereka. Tapi, nyatanya kita sering melupakan
perasaan mereka. kita sering lupa waktu saat bermain. Lupa aturan,adat dan
etika.
Kita sering bersenang-senang, makan enak di luar bersama
teman atau pacar. Sedangkan orang tua kita ? makan saja mereka masih memikirkan
kira. Tak jarang mereka sering menanyakan kapan pulang , yang padahal kita saja
belum sampai di tempat tujuan. Mereka sering menelepon dimana kira berada karna
mereka takut kalau ternyata kita tidak ada ditempat yang kita sebutkan tadi
kepadanya. Artikel ini sebenarnya juga aku tunjukan kepada aku sendiri terutama
biar suatu saat aku inget inget lagi tentang yang ada di dalam hidupku J.
Well aku tulis artikel ini bukan berarti aku selalu
berprilaku baik, tapi karna aku pernah salah dan aku mau berbagi kebenaran pada
pembaca. Aku berharap kita bisa semakin dekat sama orang tua, bisa lebih peka
terhadap mereka. dan menomor satu sampai 99 kan mereka dalam hidup kita J . lupain deh memprioritaskan pacar kalian semua. Mereka gak
melahirkan kalian kan, gak ngerawat kalian, gak menyusui kalian. inget hidup
ini singkat banget. Kalian akan ngerasa amat singkat lagi pada saat kalian
nanti udah punya anak J oke thanks for your attention happy people. J
Tuesday, March 17, 2015
Miaws! Monik!
He slept at my bed. and will woken up when I joined to slept with him.
He slept everywhere he wants. also in y table.
Look! how naughty he is. jump to my cupboard.
Miawwss! Hi ! this is my cat. His name is Moni hehe maybe I already told to you about him or not emmm.... okay I want to share to you again hehe. Moni is a boy yap cute boy. I got him from my friend. First time My friend gave him name is Moni but someday I thought that it should be added 'K' in the end of his name so his name is "Monik" hehe or maybe "Moniq". When my friend gave him to me, he was just one month. so cuteee >.<
he is an attractive cat that I ever had. he always sleep everywhere that he wants. sometimes in sofa, in my table, in my bad, or in carpet. he always ran around the room. ran very fast, as like something was ran in his back. he was so fussy, he always meows meows to me when I left him lonely in room. yap he is moniq my cat that as like my friend.
Alhamdulillah Namaku.......
Nama adalah sebuah doa. Itu yang sering di ucapkan oleh
orang-orang. Dulu aku malu sekali jikalau harus menggunakan nama asliku saat
membuat akun di social media. Aku pikir namaku terlalu jadul, gak keren kayak
temen-temenku. Aku pengen banget punya nama keren kayak Almira, winda, nadya. Aku
kadang bingung mau pasang nama apa. Temen-temen ku namanya bagus-bagus gak
terlalu pasaran dan jadul kayak aku. sampai aku pernah pakai nama lain di
belakang namaku. Tapi nama yang tetap ada arti yang islami tentunya. Kadang aku harus menambahkan sedikit angka
atau huruf untuk membedakan user yang sama namanya seperti aku juga. Yang membuat
aku semakin minder adalah ada nama orang tuaku di belakang namaku yang kadang
jadi bahan ejekan orang. Apalagi waktu duduk di sekolah dasar jaman banget
ngeledekin nama orang tua. Sampe aku jadi gak percaya diri karna korban
bullying. Dan gak percaya diri-an aku
itu masih ada hingga bangku kelas satu SMA.
Lambat laun semakin bingung. Banyak juga ternyata
orang-orang yang namanya lebih jadul kayak aku. apalagi nama belakangnya ada
nama orang tuanya sama seperti aku. tapi lagi-lagi bisikan bisikan itu bilang
kalau nama mereka gak sejadul aku. tapi lambat laun akhirnya aku sadar. Menginjak
bangku kelas dua SMA aku mulai mengurangi rasa kurang percaya diriku. apasih
yang bikin aku gak percaya diri emangnyaa? Aku selalu merasa kurang. Aku takut saat
aku maju di depan kelas orang-orang melihatku dengan pandangan yang jelek
terhadap ragaku. Aku minder apalagi karna aku merasa aku jelek alias gak
cantik. Aku takut mereka membedakanku seperti dulu. akhirnya lamba laun aku belajar
melepas keterbelakanganku. Aku mulai sadar kalau aku seharusnya tidak malu
mempunyai nama seperti sekarang. Apalagi di tambah dengan setelah aku membaca sedikit
biografi istri Rasulullah Saw. Aisyah R.a.. saat aku sadar, aku menangis
bahagia menatap foto ayahku yang terpapang di atas meja.
Ya Allah ya Rabb, ampuni dosaku karna telah bersikap
kufur nikmat. Maafkan aku abiku, aku tidak bersyukur atas karunia nama yang
telah engkau berikan padaku. Yang telah engkau sematkan nama itu pada ku sejak
aku lahir atau mungkin sejak aku masih dalam kandungan. Abiku, maafkan anakmu
ini yang begitu bodoh. Menganggap namanya tidak indah dan malah menginginkan
nama yang lain. Aku paham betul abi, engkau berikan ku nama Aisyah dengan
harapan aku akan selalu menjadi Aisyah istri Rasulullah Saw. Sebagai panutan
selama hidupku. Agar aku bisa menjadi secantik,secerdas dan sesabar Aisyah Istri
Rasulullah itu. Dan kau tambahkan namamu di belakang namaku agar aku ingat
engkau yang begitu amat mencintaiku. Agar kelak aku ingat bahwa ada namamu di
belakang namaku dan aku tidak akan berlaku congkak supaya aku tidak
mempermalukan keluargaku tercinta ini. kau sematkan namamu di belakang namaku
agar kelak aku bisa membawa harum namamu. Abi, sekiranya aku malu terhadap
namaku dulu,sungguh itu perbuatan yang amat aku sesali dalam hidupku. Maafkan aku
abi.
Aku baru menyadari arti namaku sehungguhnya. Ada banyak
harapan di balik sederhananya namaku. Siti Aisyah Amiruddin. Wanita secerdas,sesabar dan secantik Aisyah
R.a. putri Tn. Amiruddin tercinta ;). Semoga seluruh sikap,sifat diriku sama
seperti Aisyah R.a. Amin.
Aku sedang berusaha abi, berusaha untuk menjadi wanita ahli surge,
bidadarinya surge dan sebaik-baiknya perhiasan dunia J. Amin
Tuesday, December 30, 2014
How to go to STAN (2014)
Hallo kali ini saya ingin berbagi pengalaman kecil tentang how to go STAN by public transportation J . berhubung sudah hampir tiga bulan saya bulak balik menggunakan public transportation ini saya mau berbagi aja tentang naik apa dan estimasinya. Rute ini dari Tangerang ya.
1.Dari rumah saya. Saya naik angkutan umum atau bahasa gaulnya angkot R14 rute yang di lewatin si angkot kuning ijo ini adalah tangcity,perumnas 3 dan 4 (kalo ga salah), samsat, shinta, cimone, terminal cimone. Saya naik dari jembatan flyover Gatot Subroto. Kalau abangnya nanya lurus atau belok jawab aja lurus. Kenapa? Karna jalan lurus itu membawa kita lebih dekat pada sang khalik.*lho bukan wakkawa. Kalau kamu belok dulu itu bisa makan waktu lama banget dia bakal muter muter. Kamu bilang lurus mau turun di tangcity. Kamu juga bisa sih bilang turun di halte Raharja tapi itu bisa makan waktu lama karna dia bakal muter dulu dan sebelum muter itu ada lampu merahnya so ya kalau aku sih pilih nyebrang aja dari depan tangcity. Oke, balik lagi ke lurus tadi. Kamu juga bisa bilang kok pada awal kamu naik angkutan itu bilang “bang tangcit” dengan aksen yang normal ya. Kenapa manggilnya bang? Harus bang? Engga juga sih, tapi kalo kamu mau manggil mas,om,atau kakak ya terserah kamu. Asal jangan sist ya -____- argonnya (taxi kali) ongkosnya saya bayar 5000/org
2. Setelah kamu turun di tangcity kamu bisa nyebrang kea rah halte Raharja. Perlu di ingat! Karna kamu menyebrang di jalan raya yang lega banget kurang lebih sih ada empat jalur ya totao ada kurang lebih 7 jalur sama yang di sebrangnya. Jadi kamu nyebrang dua kali nih. Yang perlu kamu ingat saat nyebrang bersama temen kamu adalah keseiramaan dalam mengambil waktu untuk menyebrang. Kelihatannya sih lebay dan ah sepele tapi jangan salah. Banyak kasus penyebrang jalan yang di tabrak lari atau di tabrak aja kenapa? Karna , contoh : saat kamu nya yakin dan bisa buat nyebrang nih tapi si temen kamu gay akin. Otomatis dong saat kamu mau bergerak narik tangan dia buat nyebrang dia malah diem aja lalu bisa aja kamu nyebrang duluan. Karna temen kamu sendirian dan ragu juga serta takut ketabrak karna berdiri sendirian di tengah jalan, jadi dia memutuskan buat nyebrang di detik kemudian setelah kamu berhasil sampai di sebrang sana. Dan……jelegur… teman kamu bisa saja tertabrak hanya karna beda beberapa detik dalam menyebrang.
3. Setelah menyebrang dengan aman, kamu bisa nunggu busnya. Tujuan biasanya aku “Veteran” bisa di baca pada tujuan bus yang tertera di depan bus biasanya. Kalau saya biasanya naik bus jenis “AGRA MAS” tujuan Bekasi karna di sana juga di tulis via tol TB Simatupang dan ada kata Veteran. Kalau kurang jelas dan kurang yakin, kamu bisa Tanya si kenek nya. ada juga bus “MAYASARI BAKTI” kalau mayasari ini saya lupa apa soalnya si mayasari ini muter muter. Muter muter gimana? Dia bakal ke karawaci dulu, ke daerah pinangsia tapi ujung ujungnya tetep aja lewat BSD. Kalau AGRA dia lewat cikokol tapi langsung BSD tanpa ngetem atau jalan lama. Bukan maksud menjelekkan ya tapi emang kenyataannya seperti itu waktu saya naik.
4.Biasanya si abang kenek bakal nanya tujuan akhir kita naik bus ini. ya kamu bilang Veteran. Waktu sebelum bbm naik sih tarifnya 6000 tapi sekarang jadi 7000 ckck. Biasanya abang kenek akan teriak membangunkan penumpang yang udah ngiler supaya cepet cepet elap ilernya karna udah nyampe veteran.
5. Udah sampe veteran? Kamu harus jalan ke kanan kamu, gausah nyebrang. Nyebrangnya ke kanan bukan lurusnya. Lebih tepatnya ke jalur yang biasanya bus pada berenti buat ke arah BSD. Kamu bisa tunggu angkot S14 warna merah atau C09 warna putih. Agak lama soalnya dia langka banget. Kalau kamu naik S14 tanya “bang lewat rel atau sebelum rel” kalau kamu naik C09 kamu Tanya “Bang ceger gak?” kalau si abang C09 bilang iya tandanya kamu Cuma perlu naik sekali tapi kalau si abang C09 bilang Cuma sampe rel, siap siap aja nyebrang ya hihi. Begitu juga dengan angkot S14 kalau dia bilang nya sebelum rel ya kamu siap-siap nyebrang dan nyambung angkot.
6. Buat kemungkinan angkot C09 dan S14 cuman sampe rel, kamu bisa nyebrang rel lalu lanjutin naik angkot 05 warna putih. Bilang aja kampus stan. Kalau udah naik 05 insyaallah udah gak nyambung nyambung lagi. buat tarifnya :C09 & S14 dari veteran ke rel : 2000/3000 (jarak deket)C09 dari Veteran ke Ceger : 4000S14 dari veteran ke petukangan yang belok ke kanan tapi kamu berenti ya abis abangnya belok : 4000Emang tarifnya lebih mahal yang dua kali. Kalau cuman naik C09 murah tapi jarang mau dan jarang ada angkotnya
7. Tapi kalau si abang S14 bilang lewat rel, berarti dia bakal ke petukangan (lupa nama daerahnya) nanti saat dia lurus ngikutin jalan suatu saat dia bakal belok ke kanan di pertigaan jalan. Nah saat dia udah belok dikit kamu minta berenti, karna itu bukan jalannya. Lalu kamu bisa nyebrang kea rah yang tadi sebelum dia belok. Kamu bisa nyari angkot C09 atau 05 buat nyambung. Tapi kalau takut kebablasan atau gamau ribet lagi dua kali, kamu bisa naik 05 atau C09 dari pas kamu udah nyebrang rel tadi .
C09 dari ceger ke veteran : 5000
C09/S14 dari ceger ke rel :3000/4000
S14 dari abis nyebrang rel ke veteran : 2000
AGRA MAS : 7000
Oh iya untuk naik AGRA MAS pas pulangnya kamu bisa bilang abang keneknya turun di JAM atau Tangcit. Kalau di jam kamu bisa langsung naik angkot tanpa nyebrang di jalan raya besar tapi di sana agak gelap gitu penerangan jalannya tapi banyak angkot. Angkot R11 sama tujuan bonang. Kalau buat R14 itu jarang, jadi kita mesti jalan kedepan agak lumayan. Kalau kamu turun di Tangcit kamu mesti nyebrang lagi tapi kadang ada kok yang ngetem di depan tangcit gaperlu nyebrang. Jadi ya tancit pilihan bagus .Oke sekian semoga dapat membantu. maaf ya kalau ada salah salah kata dan salah salah info.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Awal Sebuah Perjalanan
November 2023 Aku kembali membuka laman Instagramku. Puasa sebulan dari sosial media tersebut membuatku sedikit berlega diri. Di usia yang s...
-
I love you Pesek. This is my old cat. His name is Pesek. He is a lazy cat but he alywas understand me. He accompanied me while I was s...
-
The late surprise from CL. as usual, CL always celebrate someone birthday late from the day wkwkwkw. yap so sorry. in that day ...


